Suatu
ketika reva hanya termenung menunggu keajaiban datang padanya . menunggu
seseorang yang dia sayang datang menemuinya
dan mengucapkan kata cinta pada nya . Namun itu semua hanya mimpi bagi Reva karena Reva hanya memendam perasaan
itu selama ini.
Awal
cerita Reva sedang menjalani ospek di kampus baru nya , ospek tersebut berjalan
sekitar 3 hari. Hari pertama berjalan, ospek masih terasa biasa oleh reva .
tidak ada hal yang spesial baginya. Menjelang pulang ke rumah ada seseorang
yang membuat hati Reva berdetar , dia melihat salah satu senior dikampus itu ,
namun senior tersebut hanya lewat dan tidak berpaling melihat reva. Hal itu segera berlalu ,bel tanda ospek telah selesai. maba di
persilahkan untuk pulang dan mengerjakan tugas-tugas yang telah di berikan
untuk keesokan harinya.
Hari kedua ospek.
Pagi-pagi kami datang secara bersamaan dengan kelompok yang
telah di tentukan sebelum nya , hari itu Reva begitu gembira, tak seperti
biasanya . hati nya begitu sumringah saat datang ke kampus tersebut. Dia
melihat senior yang membuat hati nya berdebar-debar saat itu. Dia memarahi para maba yang terlambat dan
kurang disiplin. Termasuk Reva , karena Reva datang terlambat . dia sering
dimarahin oleh senior nya itu. dari situ reva merasa benci dan sebal dengan
senior tersebut. Aku lagi aku lagi yang kena gerutu nya dalam hati.
Namun reva hanya diam dan menunduk sambil berjalan ke gedung
tempatnya menerima materi ospek.
Ternyata di dalam gedung itu , senior itu berjaga
berkeliling dan membangunkan setiap maba yang mengantuk ataupun tertidur. Aku
hanya melihat dia dari kejauhan dengan memendam rasa sebal dalam hati. Untung
hari itu aku tidak ketahuan. Kataku dalam hati.
Haripun terus berjalan hingga hari ke 3
Kami semua di kumpulkan ke lapangan kemudian dimasuk kan ke
dalam ruangan tempat kami biasa menerima materi . Hari yang cukup melelahkan
setelah 3 hari kami menjalani ospek. Yah hari ini adalah hari terakhir ku
menjalani ospek. Ospek yang cukup menguras tenaga dan pikiran . senang nya di
dalam hati ospek telah selesai. Itu berarti aku tidak akan bertemu dengan
senior itu . Hoooorrrrrreeeeeee. Orang
yang pernah ku suka dan membuat ku sebal. (dalam hati aku terus berkata seperti
itu) . Waktu dhuhur pun telah tiba kami semua di giring menuju masjid
untuk menjalani sholat dhuhur. Setelah
solat usai . kami di bariskan dan dimasukan ke ruangan tempat kami semula
menerima materi. Namun yang membuat ku heran kenapa kami di bariskan lama
diluar untuk memasuki ruangan tersebut. Satu persatu kelompok mulai masuk . tanpa
ku sadari saat masuk ke ruangan kami di marahi satu per satu oleh senior-senior
yang lain . termasuk dia yang juga ikut memarahi kami. Tak ku sangka dia
memarahi kami hingga membuatku menangis oh my god apa yang terjadi dengan ku
hari ini (tanyaku dalam hati) .
Aku pun hanya diam dan menahan rasa benci dengan nya
.hash.... kataku kapan selesainya setelah beberapa saat presma pun datang dan
menenangkan kami. Lega pikirku dalam hati, marah-marah tidak jelas itu pun
berhenti.
#BERSAMBUNG